Pemerintah Hapuskan HET Migor, Dilepas Sesuai Mekanisme Pasar

oleh
Ilustrasi minyak goreng/net

KENDARI – Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mencabut aturan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng.

Harga minyak goreng kemasan sederhana dan premium akan dilepas sesuai mekanisme pasar. Pemerintah hanya akan mengatur harga minyak goreng curah yang harganya dipatok sebesar Rp14.000 per liter.

Hal itu dinyatakan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Selasa (15/3) kemarin seusai melakukan rapat terbatas.

Pasca pencabutan HET minyak goreng kemasan ini, Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) pun memastikan pasokan minyak goreng kemasan akan kembali membanjiri pasar konsumen.

“Segera industri (minyak goreng) akan membanjiri pasar dengan minyak goreng premium dan sederhana, karena itu sudah dilepas sesuai mekanisme pasar,” kata Sahat dikutip dari laman Republika pada Rabu (16/3/2022).

Sahat menjelaskan, dengan kebijakan terbaru pemerintah, harga minyak goreng kemasan di level konsumen tentunya akan mengalami kenaikan sesuai tingkat harga minyak sawit (CPO) internasional.

Menurut Sahat, dengan harga CPO KBPN Dumai saat ini sebesar Rp15.864 per kilogram. Harga minyak goreng kemasan sederhana di level konsumen bisa mencapai Rp23.000 per liter. Hal ini melonjak sekitar 65 persen dari sebelumnya ketika HET minyak goreng kemasan diberlakukan yakni Rp14.000 per liter.

“Untuk kemasan premium, kami perhitungkan itu maksimum Rp24.800 per liter jika dengan patokan harga CPO saat ini,” kata Sahat.

Meskipun demikian, Sahat menjelaskan, pangsa pasar minyak goreng di Indonesia bukan didominasi oleh jenis kemasan melainkan curah. Saat ini, kata Sahat, minyak goreng kemasan hanya memiliki pangsa sekitar 35 persen dari rerata kebutuhan bulanan sekitar 330.000 ton per bulan. Adapun minyak curah memiliki pangsa hingga 65 persen.

“Bedanya harga ini bisa sampai Rp7.500 per liter antara HET Rp14.000 per liter dengan real price (harga keekonomian) sekarang Rp21.340 per liter,” timpalnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *