Pemerintah Diminta Fokus Atasi Kelangkaan Bahan Pokok

oleh
Ilustrasi minyak goreng/net

KENDARI – Pemerintah kini tengah gencar-gencarnya memburu target vaksinasi tahap 2 maupun tahap 3. Namun, di sisi lain, jeritan masyarakat kalangan bawah akibat kelangkaan dan naiknya harga bahan pokok seperti tak mendapat perhatian.

Salah satunya adalah persoalan kelangkaan dan melambungnya harga minyak goreng serta kebutuhan pangan lainnya.

Anggota DPRD Kabupaten Muna Andi Sapri, sangat prihatin dengan kelangkaan minyak goreng. Ia meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Muna melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian segara turun ke lapangan menjawab persoalan-persoalan yang dialami masyarakat.

“Apa lagi minyak goreng komponen kebutuhan yang tidak dipisahkan bagi ibu rumah tangga maupun bagi para pedagang kaki lima. Ini harus cepat disikapi walaupun terkesan sudah terlambat setidaknya Disperindag mencarikan solusinya,” tuturnya, Jumat (11/3/2022).

Menurut kader PMII ini, menjelang bulan suci Ramadan 1443 Hijriah, kebutuhan masyarakat akan bahan pokok pasti akan sangat meningkat.

“Itupun kalau ada minyak goreng, para pedagang di pasar mulai menjual di atas kewajaran. Inikan tidak masuk akal. Kami penyambung lidah masyarakat tidak tutup mata melihat persoalan yang dialami masyarakat sekarang ini,” imbuhnya.

Sapri bahkan mengatakan, pihaknya akan meminta digelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan para pemangku kepentingan terkait.

“Kalau perlu kita adakan hearing (RDP) dengan dinas terkait untuk mencari solusi dan mencari tahu kenapa ini langka,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *