Perempuan Pemain Utama Keberlanjutan Bisnis UKM

oleh
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki (pada layar), pada saat memberikan sambutan secara virtual pada acara Women 20 (W20) yang dikutip dari Kota Batu, Jawa Timur, Selasa malam (8/3/2022). ANTARA/HO-Humas Pemkot Batu/aa.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan bahwa perempuan Indonesia memiliki peran sebagai pemain utama dalam keberlanjutan bisnis UKM di dalam negeri.

Dalam sambutan secara virtual pada acara Women 20 (W20) yang diikuti dari Kota Batu, Jawa Timur, Selasa malam, Teten mengatakan bahwa peranan perempuan dalam mengembangkan UKM di Indonesia bukan lagi sebagai pelengkap.

“Perempuan tidak lagi merupakan pelengkap semata, akan tetapi merupakan pemain utama dalam keberlanjutan dari bisnis UKM di Indonesia,” katanya.

Teten menjelaskan, berdasarkan data, jumlah perempuan yang memiliki usaha pada 2021 terus mengalami peningkatan. Para perempuan yang membuka usaha tersebut, memiliki peranan penting dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Menurutnya, dalam kurun waktu dua tahun terakhir, 10 persen perempuan di Indoensia telah memulai usaha mereka pada sektor kesehatan. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan jumlah pengusaha laki-laki yang membuka usaha pada bidang yang sama.

Selain itu, lanjutnya, 62 persen perempuan yang memiliki usaha tersebut, menjadikan bisnis yang digelutinya sebagai pemasukan utama. Hal tersebut berarti dalam memulai bisnis tersebut, didorong adanya kebutuhan ekonomi.

“Ini berarti bahwa keputusan untuk memulai bisnis adalah didorong adanya kebutuhan ekonomi, dalam upaya untuk meningkatkan pendapatan,” ujarnya.

Berdasarkan catatan, menurutnya, lebih dari 64 juta pelaku UKM di Indonesia berkontribusi terhadap 60 persen perekonomian Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebagian besar merupakan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) perempuan.

“Memberdayakan UKM di Indonesia, juga berarti memberdayakan perempuan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah akan terus berupaya untuk memberikan peluang kepada UKM yang ada di Indonesia untuk bisa terus berkembang dan pulih dari hantaman pandemi penyakit akibat penyebaran virus corona.

Menurut dia, ada sejumlah langkah yang disiapkan, di antaranya meningkatkan peranan perempuan dalam berwirausaha, keterlibatan aktif UKM dalam ekonomi hijau dan akselerasi UKM Indonesia untuk memasuki era digital.

Kota Batu menjadi tuan rumah Women 20 (W20) dengan tema Recover Together, Equally dan dilaksanakan pada 8-10 Maret 2022. W20 dibentuk untuk menekankan pentingnya partisipasi perempuan, terutama dalam pembangunan ekonomi global.

Sumber: ANTARA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *