Tina Nur Alam: Pembangunan Infrastruktur Dorong Pertumbuhan Ekonomi

oleh
Anggota DPR RI Dapil Sulawesi Tenggara, Tina Nur Alam.

KENDARI – Pembangunan infrastruktur memberikan peranan yang sangat penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi maupun dunia usaha.

Untuk itu pembenahan infrastruktur merupakan salah satu program prioritas dan menjadi isu strategis yang harus ditangani dengan serius.

Hal itu ditegaskan oleh bakal calon Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Tina Nur Alam (TNA) saat melaksanakan silaturahmi dengan warga Kelurahan Labibia, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Kamis (3/8/2023) malam.

Dalam agenda safari politik itu, TNA didampingi sang putri yang yang turut diproyeksikan menjadi bakal calon Wali Kota Kendari, Sitya Giona Nur Alam (GNA)

“Tentunya itu jadi fokus saya juga di situ. Memang setelah saya berkeliling di 17 kabupaten/kota memang infrastruktur masih sangat dibutuhkan,” kata anggota Komisi X DPR RI itu.

“Kalau infrastrukturnya baik tentu akan berdampak pada pesatnya pertumbuhan ekonomi. Contohnya kalau hasil bumi kita mau dibawa ke kota harus ada akses yang bagus, belum lagi kalau jalan berlubang rawan kecelakaan dan kalau minim penerangan juga rawan aksi kriminalitas,” timpalnya.

TNA menambahkan di Kelurahan Labibia akses jalan dan minimnya penerangan menjadi hal yang banyak dikeluhkan warga sekitar.

Padahal jalan tersebut merupakan jalur padat yang kerap dilalui warga dan karyawan yang bekerja di industri pertambangan seperti PT VDNI dan PT OSS.

“Seharusnya di Morosi itu harusnya Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang dikembalikan untuk pembenahan infrasturktur seperti jalan. Makanya kalau pemimpinya amanah harusnya dana-dana CSR dikembalikan untuk jalan dan sebagainya seperi zaman pak Nur Alam dulu,” pungkasnya.

Senada dengan hal itu, Sitya Giona Nur Alam menjelaskan sarana dan prasarana yang ada di Kota Kendari masih membutuhkan pembenahan.

“Insya Allah kalau terpilih menjadi Wali Kota Kendari kalau penerangan itu pasti jadi prioritas saya, jalan-jalan yang minim penerangan seperti di Labibia, Nambo, dan Poasia sana kan memang masih gelap,” kata GNA.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Garda Wanita (Garnita) Malahayati NasDem Sultra itu menambahkan jika nantinya terpilih memimpin Kota Lulo, pihaknya tentu akan berkolaborasi dengan semua pihak termasuk Pemprov Sultra dalam membangun infrastuktur di titik-titik krusial.

Hal itu bertujuan agar tidak ada tumpang tindih pekerjaan dan lebih efektif.

“Memang jadi prioritas saya memang, saya sudah perhatikan titik-titiknya. Untuk jalan setelah saya cek, di Labibia ini statusnya itu jalan provinsi, itulah yang akan dikomunikasikan dan berkolaborasi dengan pemprov kalau ibu Tina menjadi Gubernur nantinya,” tuntas GNA.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *