UNJ dan Pemda Wakatobi Bersinergi Kembangkan SDM dan Ekonomi Kawasan Berbasis Konservasi Berkelanjutan

oleh

WAKATOBI – Universitas Negeri Jakarta (UNJ), bersinergi mengembangkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan ekonomi kawasan berbasis konservasi berkelanjutan. Sinergisitas kedua pihak ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai salah satu rangkaian pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL), yang dijadwalkan mulai 24 hingga 28 Februari 2022. Salah satu peserta KKL adalah Ir Hugua, legislator DPR RI yang pernah diamanahkan memimpin Wakatobi periode 2006-2016.

“Kabupaten Wakatobi membuka diri, karena begitu pentingnya kehadiran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi pemikiran.” kata Bupati Wakatobi, Haliana.

Direktur Pascasarjana UNJ, Prof. Dedi Purwana mengatakan, pihaknya menyambut baik ikhtiar dan inisiatif Prodi S2 Manajemen Lingkungan dalam mengembangkan kerja sama antara Pascasarjana UNJ dengan Pemda Kabupaten Wakatobi.

“Lewat kerjasama ini, saya berharap Perguruan Tinggi dapat berkontribusi memberikan solusi terhadap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, sehingga bisa memberikan manfaat bagi bangsa, dan negara, termasuk bagi daerah-daerah,”ujarnya.

Koordinator Program Studi (Kooprodi) Manajemen Lingkungan UNJ, Dr. Achmad Husen mengatakan, gagasan kerja sama ini diprakarsai dari diskusi Kuliah Kerja Lapangan (KKL), yang kemudian direalisasikan lewat penandatanganan nota kesepahaman.

“Kalau KKL hanya sekali, maka dampaknya tidak terasa dan bermakna buat masyarakat dan Pemda Wakatobi . Untuk itulah dibuatnya sebuah kerja sama agar berkelanjutan dan berlangsung lama sehingga dampaknya dapat terasa. Pemda Wakatobi juga menyambut baik hal ini,” kata Achmad.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNJ, Dr. Totok Bintoro mengatakan, UNJ sebagai perguruan tinggi selalu berupaya mewujudkan cita-cita tridharma perguruan tinggi, salah satunya lewat pendampingan bagi masyarakat yang tersebar di wilayah Indonesia, termasuk Wakatobi.

“Terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Wakatobi yang bersedia melakukan nota kesepahaman dengan UNJ, dengan harapan MoU ini segera terealisasi dan berjalan dengan baik.” pungkas Totok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *