Potensi Besar Sulawesi Tenggara di Sektor Pertambangan Nikel

oleh
Kepala DPM PTSP Sulawesi Tenggara Parinringi saat melakukan kunjungan kerja ke perusahaan pertambangan nikel, PT Citra Silika Mallawa, Kolaka Utara / Dok. DPM PTSP Sultra

KENDARI, BisnisSultra.com – Berdasarkan data dari DPMPTSP Sultra, terdapat tiga potensi investasi sektor pertambangan di Sultra, yakni nikel, aspal, dan emas.

Untuk nikel dan aspal, Sultra dapat dikatakan berperan penting dalam penyediaan bahan baku dunia mengingat cadangan yang ada sangat melimpah.

Kepala DPMPTSP, Parinringi menyebut, potensi ini dapat menarik keran investasi bagi sektor pertambangan di Sultra.

Potensi nikel diperkirakan luas penyebarannya mencapai 480.032.12 hektar. Dari luas wilayah itu, ditaksir cadangan deposit hipotetik nikel sebanyak 97.401.593.025.72 ton.

“Wilayah potensi nikel tersebut tersebar di Kota Baubau, Kabupaten Buton, Bombana, Kolaka, Kolaka Utara, Konawe Utara, dan Kabupaten Konawe,” terang Parinringi.

Luas potensi dan cadangan hipotetik bahan galian nikel di setiap daerah tersebut yakni, Kota Baubau dan Buton masing-masing memiliki luas potensi hampir 5 ribu hektar.

Kemudian Konawe Selatan luas potensi sekitar 5 ribu hektar, Bombana luas potensi sekitar 25 ribu hektar.

Lalu Kolaka luas potensi sekitar 58 ribu hektar, Konawe luas potensi sekitar 60 ribu hektar lebih, Kolaka Utara luas potensi sekitar 79 hektar, dan Konawe Utara luas potensi sekitar 81 hektar lebih. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *