Multiplier Effect Layanan Perizinan dan Percepatan Investasi di Sultra

oleh
Kepala DPMPTSP Sultra Parinringi.

KENDARI, BisnisSultra.com – DPM PTSP Sultra dibentuk dengan tujuan untuk mempermudah proses birokrasi pelayanan pengurusan perizinan dalam berbagai bentuk, diantaranya mempercepat waktu pelayanan dengan mengurangi tahapan-tahapan dalam pelayanan yang kurang penting.

Kepala DPMPTSP Sultra, Parinringi menegaskan, bahwa layanan digital OSS ini sendiri menyediakan segala kemudahan yang dibutuhkan masyarakat, terutama penggiat UMKM, yang bermuara pada percepatan investasi di daerah.

“Sultra masuk 10 besar penerimaan investasi terbesar se- Indonesia. Didominasi investasi sekunder (industri). Target kemarin kita ditarget 11 triliun namun kita berhasil sampai di angka 29, 73 triliun artinya mengalami peningkatan yang cuukup signifikan,” ujar Parinringi.

Tak hanya itu, di sektor sekunder, menurut Parinringi, kemudahan akses perizinan memiliki pengaruh besar bagi sendi perekonomian lainnya. Hal ini searah dengan tujuan DPM PTSP Sultra dibentuk, yakni untuk mempermudah proses birokrasi pelayanan pengurusan perizinan.

Segala jenis pelayanan perizinan pada lingkup Pemerintah Daerah Provinsi Sultra meliputi sektor penanaman modal, sektor kesehatan, sektor pekerjaan umum, sektor perhubungan dan kominfo, sektor sosial, sektor ketenagakerjaan, sektor pertanian dan peternakan, sektor koperasi dan UMKM, Sektor Pariwisata, Sektor Perikanan dan Kelautan, Sektor Kehutanan dan Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral.

“Semua lini masuk. Industri membutuhkan karyawan, karyawan dari masyarakat lokal, semua saling keterkaitan. Di Sultra sendiri angka investasi berbanding lurus dengan pemulihan ekonomi. pertumbuhan ekonomi Sultra ini lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional. Secara statistik, pertumbuhan ekonomi Sultra angkanya mencapai 6,7 persen sementara nasional hanya 61 sampai 65 persen,” kata Parinringi. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *