DPRD Kendari Tantang Pertamina Cabut Izin SPBU yang ‘Mainkan’ Solar Bersubsidi

oleh
Anggota Komisi III DPRD Kendari, La Ode Ashar.

KENDARI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari dengan tegas menantang pihak Pertamina untuk mencabut izin SPBU yang memainkan penggunaan solar bersubsidi bagi masyarakat.

Tantangan tersebut diberikan langsung oleh Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari, La Ode Ashar, saat mengikuti RDP terkait permasalahan solar bersubsidi yang terjadi di Kota Kendari.

La Ode Ashar mengatakan, pentingnya pengawasan yang dilakukan oleh Pertamina untuk memberantas oknum-oknum mafia solar bersubsidi yang ada dibeberapa SPBU di Kota Kendari.

Lanjut La Ode Ashar, pihaknya sangat menyayangkan Pertamina sebagai penanggungjawab hal tersebut namun sampai hari ini tidak mampu membasmi oknum-oknum curang tersebut.

“Kalau ini tanggungjawab pertamina, kenapa sampai terjadi berulang-ulang ? Tanggung jawab depot itu dimana ? Hampir semua SPBU di Kota Kendari itu melanggar, bisa saya pastikan. Perlakuan-perlakuan mafia solar dilapangan itu sudah keterlaluan,” ujarnya.

Menurutnya, Pertamina tidak pernah tegas menindak hal tersebut. Ia menilai, hal itu disebabkan karena adanya jalinan kemitraan antara Pertamina dan SPBU.

“Makanya saya tantang Pertamina, cabut izinnya. Karena pengawasan dan pembinaan ini sudah tidak diperlukan lagi, cabut izinnya, ini sudah berulang terjadi. Dugaannya ini kenapa marak penimbunan solar bersubsidi, ya karena larinya ke tambang. Hanya saja melihat jawaban dari pihak Pertamina tadi, itu hanya untuk menjaga psikologis teman-teman SPBU, dalam tanda kutip melindungi teman-teman SPBU. Jadi dalam hal ini Pertamina tidak pernah tegas dan enggan untuk tegas,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *