Di Sultra ada 3.200 Tenaga Kerja Asing Bekerja pada Sejumlah Perusahaan Tambang

oleh
Tenaga kerja asing (TKA) dan tenaga kerja lokal berkumpul pada jam istirahat di perusahaan tambang PT Virtue Dragon Nickel Industri di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe/Dok. Jojon, Antara

BisnisSultra.com, KENDARI – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan saat ini terdapat 3.200 tenaga kerja asing (TKA) bekerja pada sejumlah perusahaan tambang di daerah tersebut.

Kepala Disnakertrans Sultra La Ode Muhammad Ali Haswandy mengatakan, ribuan TKA yang datang bekerja di Sultra mayoritas dari Tiongkok.

“Data tenaga kerja asing di Sulawesi Tenggara per Desember 2021 itu sudah tercatat kurang lebih 3.200 orang didominasi asal Tiongkok,” kata Ali dikutip Bisnis.com, Senin (31/1/2022).

Dia menyampaikan ribuan warga TKA ini paling banyak bekerja di kawasan mega industri pemurnian nikel di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sultra.

“Yang paling banyak mereka kerja PT Obsidian Stainless Steel atau OSS dan PT Virtue Dragon Nickel Industry atau VDNI yang beroperasi di Konawe sama beberapa perusahaan yang ada di Sulawesi Tenggara,” ujar Ali.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sultra memastikan para TKA ini paling lama bekerja selama enam bulan sesuai dengan izin keimigrasian yang dikantongi.

“Enam bulan mereka lama bekerja sesuai dengan izin yang mereka kantongi kemudian mereka kembali lagi ke negaranya masing-masing,” demikian Ali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *